Bahaya Merokok Bagi Kesehatan & Lingkungan
1. Pengertian rokok
Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang 70 hingga 120 mm (bervariasi) dengan diameter sekitar 10 mm. Di dalamnya berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Untuk menikmatinya salah satu ujung rokok dibakar dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain. (Ratih Andriyani, 2011)
Merokok merupakan suatu kebiasaan mengisap rokok yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, dan dianggap kebutuhan yang tidak bisa dihindari oleh orang yang mengalami kecenderungan atau pencandu rokok. Rokok merupakan salah satu bahan adiktif, artinya dapat menimbulkan ketergantungan bagi pemakainya dan mempunyai sifat adiktif rokok berasal dari nikotin yang dikandungnya.
2. Akibat Merokok bagi kesehatan
Menurut (Anatoli Karvof, 2016), penyakit yang ditimbulkan akibat merokok, yaitu:
· Penyakit jantung dan stroke
Satu dari tiga kematian di dunia berhubungan dengan penyakit jantung dan stroke. Kedua penyakit ini dapat menyebabkan kematian secara mendadak (sudden death).
· Kanker paru
Satu dari sepuluh perokok berat akan menderita penyakit kanker dapat berakibat fatal karena sulit dideteksi Pada beberapa kasus menyebabkan kematian dini. Penyebaran dapat terjadi dengan cepat ke hepar, tulang, dan otak.
· Kanker mulut
Merokok dapat menyebabkan kanker mulut, kerusakan gigi, dan penyakit gusi.
· Osteoporosis
Karbonmonoksida dalam asap rokok dapat mengurangi daya angkut oksigen darah perokok sebesar 15%, mengakibatkan kerapuhan tulang se hingga lebih mudah patah dan membutuhkan waktu 80% lebih lama untuk penyembuhannya. Perokok juga lebih mudah menderita sakit tulang belakang.
· Katarak
Merokok dapat menyebabkan gangguan pada mata. Perokok mempunyai risiko 50% lebih tinggi terkena katarak, bahkan bisa menyebabkan kebutaan.
· Psoriasis
Perokok 2-3 kali lebih sering terkena Psoriasis, yaitu proses inflamasi kulit tidak menular yang terasa gatal dan meninggalkan guratan merah pada seluruh tubuh.
· Kerontokan rambut
Merokok menurunkan sistem kekebalan. Tubuh lebih mudah terserang penyakit seperti lupus erimatosus yang menyebabkan kerontokan rambut, ulserasi pada mulut, kemerahan pada wajah, kulit kepala serta tangan.
· Impotensi
Merokok dapat menyebabkan penurunan seksual karena aliran darah ke penis berkurang sehingga tidak terjadi ereksi.
3. Bahaya rokok bagi perokok pasif (lingkungan)
Perokok pasif adalah mereka yang tidak merokok, tapi terpaksa mengisap asap rokok dari para perokok yang ada didekatnya. Ironisnya, wanita dan anak-anak merupakan korban terbanyak yang terpaksa menjadi perokok pasif. Mereka inilah yang sebenarnya paling menderita dibanding si perokok sendiri. Oleh karena itu perokok pasif beresiko terserang beberapa penyakit. Misalnya infeksi paru dan telinga, gangguan pertumbuhan paru. atau bahkan dapat menyebabkan kanker paru. Paparan asap rokok juga memberi pengaruh buruk pada pankreas, dan juga sebagai regulator insulin gula, sehingga perokok pasif juga terancam penyakit diabetes. (Supraminto, 2022)
4. Organ tubuh yang dirusak tubuh
Menurut (Abdurrahman Al-Mukaffi, 2009)
1. Otak
Nikotin ikotin yang terdapat dalam rokok mempengaruhi kerja otak dan menyebab kan kecanduan.
2. Kulit
Kulit kusam dan cepat keriput karena aliran darah ke kulit berkurang. Bisa ter kena psoriasis, yaitu penyakit kulit me nahun yang sangat gatal, ditandai oleh kulit kemerahan, kering, dan mengelupas berupa serpihan warna perak.
3. Jari dan Kuku
Tar yang terdapat pada tembakau membuat jari berwarna kuning dan kuku berwarna hitam.
4. Mata
Merokok meningkatkan risiko terkena katarak. Katarak adalah gangguan pada mata karena lensa mata keruh atau tidak jernih, sehingga penglihatan terganggu.
5. Mulut
Gigi menjadi berwarna kuning dan napas berbau. Perokok berisiko terkena kanker mulut, lidah, dan bibir.
6. Tenggorokan
Senyawa kimia pada rokok merang sang selaput lendir mengeluarkan lendir. Ini menyebabkan, perokok biasanya mengeluarkan banyak dahak dan sering batuk. Perokok juga lebih mudah terserang kanker tenggorokan.
7. Paru-Paru
Perokok lebih banyak yang terserang kanker paru-paru daripada bukan perokok. Selain itu, perokok juga lebih mudah ter serang bronkitis (radang saluran perna pasan), sesak napas asma, dan emfisema (paru-paru bengkak).
8. Jantung
Zat-zat pada rokok membuat jantung berdenyut lebih cepat dan keras. Perokok lebih mudah terkena serangan jantung dan stroke.
9. Pembuluh Darah
Merokok menyebabkan lapisan sel pada dinding pembuluh darah rusak.
A. Poster
B.

Komentar
Posting Komentar